Hidup hanyalah abu-abu sebelum aku bertemu denganmu
Aku lupa cara mengeja tawa, dan aku lupa bagaimana cara berharap.
Juga lupa bagaimana cara mencinta.
Ketika bertemu denganmu, tak kurasakan lagi ruang kosong dalam jiwaku.
Bersamamu, waktu terasa berjalan cepat.
Masih ku ingat diantara sepoi angin pantai pada senja yang menua, kau katakan kau menyayangiku dan hatimu hanyalah untukku. Aku percaya
Jika saja kita bisa memiliki satu hari lagi seperti ini.
Jika kita bisa mengulang waktu.
Aku akan mempertaruhkan semua cinta yang kumiliki.
Aku akan mempertaruhkan setiap helai rasa percaya yang ada untukmu.
Namun, kini, mengapa cinta ini terasa keliru?
Ketika kudapati ada hati yang tak bahagia karena kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar