Senin, 22 Oktober 2012

Curahan Hati:''''')

  Cinta yg aku jalani saat ini sangatlah rumit, terkadang aku sangat merasa bahagia bagai terbang ke angkasa layaknya burung tetapi terkadang aku merasa seperti wanita lemah yg rapuh, yg dikuasai oleh pria, yg tidak ada keinginan untuk bangkit seolah-olah akulah yang ditindas.
  Aku sangat menginginkan kebahagiaan seperti didalam cerita dongeng yang semuanya berakhiran 'happy ending' tapi aku tahu rasanya sangat mustahil untuk terjadi.
  Aku mencintai seorang pria untuk saat ini dialah yg kucinta. awalnya aku merasa sangat nyaman, sangat tertarik, dan segala yang indah bersangkutan dengan dirinya namun entah mengapa sekarang semua yg buruk telah terkuak.
  Aku benci dengan keegoisannya, aku benci dengan dia yg selalu menyalahkanku. aku ingin seperti putri yg mempunyai pangeran yg selalu cinta dan sayang padanya bahkan disaat detik detik menjelang kematian. aku ingin segala sesuatu yg buruk menjauh dari kita berdua ya tapi itulah cinta tak selalu indah dengan harapan kadang cinta sangat sakit untuk dirasa bahkan menimbulkan ketakutan tersendiri akan cinta.
  Andaikan dia tahu semua perasaan yang berkecamuk dalam hatiku ini, andaikan dia tahu semua keluh kesah yg ada didalam diriku, andaikan dia tahu betapa aku amat mencintainya hingga masalah hatipun aku nomor duakan,
  Aku memang sangat mencintanya tapi terkadang aku lelah dengan semua kebohongan ini, aku lelah dgn semua tertawaku yg berpura-pura.
pria memang tidak pernah memikirkan perasaan perempuan, jujur saja hatiku sangat terluka atas semua sikapnya akhir-akhir ini kepadaku.
  Aku merasa seolah-olah semua perbuatan/omongan yg aku lakukan maupun aku ucapkan terlihat salah didepan matanya, semua yg dia inginkan harus aku turuti tanpa mempertimbangkan bagaimana keputusanku, dia tidak pernah menghiraukan apa yg terjadi kepadaku, dia hanya memikirkan dirinya sendiri seakan-akan ego yg menguasai dirinya.
  Tuhan, aku ingin dia berubah. aku inging dia seperti seseorang yg pertama aku kenal. menyenangkan, lucu, penyayang. Tuhan, terkadang aku merasa lelah dgn semua ini terkadang aku berharap hubungan ini akan berakhir tapi disatu sisi aku amat mencintainya tapi apalah arti cintaku ini jika dia tidak pernah menghargai perasaanku sedikitpun?
Tuhan, tolong titip dia jaga dia yg aku cinta buka jalan pikirannya semoga dia menjadi lebih dewasa.
mungkin ini terlalu melankolis tapi inilah aku dengan seluruh perasaanku yg mencintaimu.










                                           untukmu yang kucinta,
                                              -Panji Handika-




Tidak ada komentar:

Posting Komentar