entah harus dari mana curahan hati ini dimulai, seakan-akan banyak sekali problematika dalam kehidupan percintaanku. mungkin aku bukan wanita yang beruntung yang mendapatkan pria yg baik dan pengertian tapi aku beruntung mendapatkan pria yg banyak mengajarkanku bagaimana caranya bersabar dalam arti sesungguhnya.
"I love you babe but it's hurt if just me who loved you"
setelah cukup lama aku membangun kisah cinta yang berliku liku dengan seseorang di masa lalu yang mengajarkanku banyak hal-hal yang tak terduga dan tentunya menjadi pengalaman yang berharga bagiku.
entah berapa kali aku menghadapi seorang pria yg keras kepalanya luar biasa, yg membuat batinku sakit tiada tara saat merasakan goresan luka yang telah mereka berikan.
dan untuk saat ini aku mengalami hal yang sama, yaitu mempunyai kekasih yg keras kepalanya luar biasa, mengartikan sesuatu dengan anggapan yang salah, egois yang berlebihan, cemburu yang tidak wajar serta omongan yang pedas.
sedih memang menjadi aku ya tapi inilah cinta, cinta adalah ujian yang harus kita hadapi bagaimanapun beratnya. aku bukan tipe cewek yang gampang memutuskan hubungan, aku bukan tipe cewek yg sering bergonta-ganti pasangan, bagiku cinta itu anugerah yg harus kita jaga dan pertahankan termasuk kekasih.
lagi-lagi aku bercerita tentang kekasihku, uuuuh aku tidak tau bagaimana lagi mengungkapkan rasanya sakit hati ini. setiap hari aku disalahkan, rasanya ada saja dosa yang aku perbuat, dia tidak pernah peka dan mengerti apa yg aku maksud sehingga anggapan dia itu buruk tentang aku bahkan titik puncak klimaksnya dia mengatai ku dengan kata yg cukup mengoyak hati yaitu "MURAHAN" well, itu sangat menyakitkan bagi perempuan dengan banyak rasa cinta seperti aku ini. dia mengataiku seenaknya saja, tidak memperdulikan perasaanku tidak membayangkan betapa sakitnya hati ini, tidak memikirkan bahwa dia sedang berbicara dengan orang yg dia cintai, aku tidak mengerti jalan pikirannya yang jelas aku sangat sakit hati, hatiku seperti tergores samurai yang sangat tajam sehingga hatiku terbelah menjadi beberapa bagian yang amat kecil yg sangat susah untuk dipersatukan kembali. padahal semua itu adalah salah paham, dia tidak mau mendengarkan alasanku dia menganggap seolah-olah dirinya yang paling benar. kau tahu kan betapa sakitnya hati ini? Tuhan, aku perempuan. aku makhluk yang lemah yang butuh perhatian dan kasih sayang bukan caci maki seperti ini :''''''(
terkadang aku merasa lelah dengan sikapnya, mengapa selalu aku yg mengerti dia? kenapa dia tidak mau mengerti aku? mengapa semuanya harus aku yg mengalah? apa dia mau mengalah untukku? mengapa susah sekali mendapatkan kebahagian yg sederhana darinya sedangkan aku setiap saat selalu menyayangi dirinya. aku tidak ingin seperti ini, Tuhan. aku ingin seperti dulu, aku ingin hubungan yg harmonis tanpa ada kendala. jujur saja, jika dia yg kucinta terus-terusan bersikap seperti ini aku yakin semua rasa sayangku akan pergi jauh entah kemana dan tak akan kembali untuk memberi kesempatan.
untukmu, tolong jaga aku. jangan sia-siakan aku. sayangi aku, berikan aku sesuatu yg memang pantas untuk diberikan. aku tidak ingin hartamu, tidak ingin jabatanmu, aku hanya ingin hatimu yang tulus mencintaiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar